3 Langkah Mudah Menemukan Passionmu

Bismillahirrahmanirrahim,  Bagi sebagian besar, menemukan  passion  atau gairah dalam suatu  bidang pekerjaan tertentu buka...






Bismillahirrahmanirrahim, 

Bagi sebagian besar, menemukan passion atau gairah dalam suatu  bidang pekerjaan tertentu bukan perkara mudah. Kita harus siap mencoba berbagai macam hal untuk tahu di mana letaknya passion berada. Kadangkala membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengetahuinya. 

Banyak karyawan di luar sana (termasuk saya dulu) terjebak dalam zona nyaman. Bekerja hanya berdasarkan kebutuhan, bukan kecintaan. Hanya menunggu transfer gaji setiap awal bulannya. Tak heran apabila banyak karyawan yang merasa mengeluh dan terbebani sehingga menjalani hidup bagai robot.

Saya sendiri baru menemukan kecintaan pada suatu hal pada usia yang tak lagi muda. Berawal karena tak sengaja membaca beranda Facebook yang berisikan status Ummi Aleeya (founder Joeragan Artikel) mengenai preview kelas Mudah Membuat Artikel. Pada saat itu, awal tahun 2018, kondisi saya baru pulih dari trauma atas kerugian dan kegagalan mempertahankan usaha. Melihat ada peluang untuk menambah pendapatan, tanpa berpikir panjang, saya ikuti preview-nya dan berlanjut hingga kelas-kelas berbayar lain. 

Rupanya hobi membaca pada waktu SD, menjadi cikal bakal kecintaan pada dunia menulis. Saya merasa menemukan cinta lama yang hilang beserta rasa nyaman yang menyertainya. Seiring dengan berjalannya waktu, orientasi menjadi berubah. Yang awalnya hanya untuk mencari uang semata, pada akhirnya menulis menjadi suatu kebutuhan untuk memenuhi hasrat menuangkan ide, menebar manfaat bagi sesama, dan beramal.

Saya yang haus ilmu seakan balas dendam untuk mengejar ketinggalan selama hampir sepuluh tahun berada pada zona karyawan. Selalu tertarik untuk mempelajari ilmu baru, lagi dan lagi. Dari yang awalnya tidak mengerti kaidah penulisan, sampai akhirnya memaksa diri untuk belajar di kelas editor. Walaupun, pada akhirnya harus tertatih belajar lagi dari awal. 

Seolah tak ingin lagi menyia-nyiakan waktu, saya memacu diri untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Bagai orang yang sedang kalap, dalam semalam terkadang masuk ke dalam dua kelas sekaligus. Bahkan nekat mengikuti tantangan menulis fiksi selama tiga puluh hari, walaupun belum pernah menulis fiksi sebelumnya. Hanya mengandalkan teori menulis fiksi melalui internet. Alhamdulillah, berhasil melewatinya tanpa jeda. Sekarang rangkaian tulisan dalam tantangan itu sedang dalam proses untuk diterbitkan. 

Pernah karena kelelahan mengedit buku serta mengurus acara offline, tiba-tiba ide menulis mandek dan susah berkembang. Revisi naskah novel pun terbengkalai. Dari pengalaman itu saya belajar untuk memilah, mana yang harus diprioritaskan. Mengingat fisik juga sudah protes meminta hak istirahatnya. Akhirnya, saya sempat memutuskan untuk hibernasi sejenak dari ingar-bingar dunia maya karena tidak mau zalim terhadap diri sendiri. 

Atas rida Allah Azza Wa Jalla, hasil dari mengikuti berbagai macam kelas kepenulisan online dalam waktu setahun, maaf tanpa bermaksud riya, telah menghasilkan tujuh belas karya antologi, on going novel solo fiksi, on going ebook, serta tercatat sebagai kontributor dan editor freelance digital media. Entah sudah berapa banyak sertifikat mengikuti event yang saya kantongi. Mungkin bagi yang lain pencapaian ini belum seberapa. Namun, buat emak-emak moody-an yang sudah kepala empat ini, lumayanlah. Intinya, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berprestasi. 


Menurut motivator Jamil Azzaini, sebenarnya ada cara mudah untuk mendeteksi apa sebenarnya passion kita. Cukup tanyakan tiga hal ini pada diri: 

1. Apabila uang bukan masalah, tuliskan lima pekerjaan yang paling disukai?

2. Apabila uang adalah masalah, tuliskan lima pekerjaan yang paling disukai?

3. Apabila ada pekerjaan yang terdapat dalam daftar pertanyaan no. 1 dan 2, maukah kamu membaginya secara cuma-cuma? Mengajarnya tanpa dibayar? Kalau jawabannya iya, bisa jadi pekerjaan itu adalah passion yang kita cari. 

Ada nikmat mana lagi selain mengerjakan pekerjaan sesuai dengan kesukaan/hobi dan dibayar? 

Seperti yang saya rasakan sekarang, bagian yang hilang dari jiwa seolah terpenuhi dengan menulis. Insyaallah, materi akan mengikuti kemudian. 

Tetap semangat mencari tahu passionmu, ya!

COMMENTS

Name

Curhat,1,English Version,1,Event,3,Featured,2,Fiksi Mini,15,Inspirasi,1,Mutiara Qalbu,8,Mutiara Qolbu,1,Prosa,1,Puisi,1,Ragam Artikel,8,Review Produk,2,The Zainal's,1,Tips,17,Traveling,3,Tutorial,1,Writing Tips,6,
ltr
item
Dee's Idea: 3 Langkah Mudah Menemukan Passionmu
3 Langkah Mudah Menemukan Passionmu
https://1.bp.blogspot.com/-GO93V2ZePDM/XNg-9yaeifI/AAAAAAAAC7I/gE6nS_K6ZjwELFyHhfJguDfC8lXYrtBWACLcBGAs/s320/ian-schneider-66374-unsplash.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-GO93V2ZePDM/XNg-9yaeifI/AAAAAAAAC7I/gE6nS_K6ZjwELFyHhfJguDfC8lXYrtBWACLcBGAs/s72-c/ian-schneider-66374-unsplash.jpg
Dee's Idea
https://www.dewihepy.com/2019/05/3-langkah-mudah-menemukan-passion.html
https://www.dewihepy.com/
https://www.dewihepy.com/
https://www.dewihepy.com/2019/05/3-langkah-mudah-menemukan-passion.html
true
663427439463064019
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy